Digitalisasi pesantren menjadi isu penting dalam menghadapi perkembangan teknologi di era modern. Meskipun sebagian besar pesantren masih mengandalkan metode konvensional, penggunaan teknologi digital seperti internet dan perangkat elektronik dapat memberikan manfaat besar dalam pembelajaran dan administrasi pesantren. Namun, banyak santri dan pengelola pesantren yang kesulitan beradaptasi dengan teknologi, yang berisiko menghambat perkembangan mereka di dunia luar. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan tentang digitalisasi pesantren kepada pengelola, guru, dan santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Buya KH Muhammad Salek di Provinsi Jambi. Melalui sosialisasi dan pelatihan penggunaan teknologi digital, peserta diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam mengakses sumber belajar, mengelola administrasi secara digital, serta memanfaatkan media sosial untuk promosi pesantren. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan penggunaan teknologi oleh 75% peserta, yang membantu mengurangi ketakutan terhadap teknologi (technophobia) serta meningkatkan efisiensi administrasi dan pembelajaran di pesantren.
Copyrights © 2026