SMAN 1 Batu sebagai salah satu sekolah unggulan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas. Namun, pemahaman siswa mengenai pendidikan antikorupsi masih cenderung normatif dan belum terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang konsep, bentuk, serta dampak korupsi melalui pelatihan integritas berbasis pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyampaian materi interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta refleksi bersama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, catatan lapangan, dan umpan balik lisan dari 20 siswa peserta kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk korupsi, termasuk praktik dalam kehidupan sehari-hari, serta meningkatnya partisipasi aktif selama diskusi. Sebagian besar siswa mampu mengidentifikasi perilaku tidak jujur di lingkungan sekolah dan menyampaikan komitmen untuk menerapkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan transparansi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan interaktif lebih efektif dalam mendorong internalisasi nilai integritas dibandingkan metode ceramah satu arah. Dengan demikian, pelatihan integritas berbasis partisipasi dapat menjadi strategi edukatif yang relevan dalam membentuk karakter antikorupsi pada generasi muda.
Copyrights © 2026