Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dan generasi muda dalam pelestarian pakaian adat Uis Nipes dan Beka Buluh terhadap keberadaan pakaian tradisional dalam Masyarakat Batak Karo. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah secara genealogis, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan di Desa Barusjahe, kecamatan Barusjahe, Sumatera Utara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam melestarikan pakaian adat Uis Nipes dan Beka Buluh melalui keteladanan, pembiasaan, serta penjelasan tentang makna simbolik warna dan motif pada kain adat. Generasi muda menilai bahwa pakaian adat ini merupakan warisan leluhur yang harus dijaga juga terbuka terhadap modifikasi agar tetap relevan dengan tren masa kini. Pelestarian budaya ini tidak hanya menjaga identitas dan solidaritas sosial juga memerlukan kerja sama antara keluarga, Lembaga Pendidikan, komunitas adat dan pemerintah yang dilakukan secara adaptif dan kreatif agar budaya lokal tetap hidup di tengah globalisasi, memperkuat rasa bangga terhadap identitas suku Karo, dan memperkuat rasa bangga terhadap identitas suku Karo, dan memperkaya keragaman budaya nasional.
Copyrights © 2025