UMKM berorientasi keberlanjutan semakin dituntut untuk berinovasi agar mampu bersaing sekaligus memenuhi tanggung jawab lingkungan. Green Human Resource Management (GHRM) menjadi salah satu pendekatan strategis yang berpotensi mendorong praktik keberlanjutan, namun perannya dalam memperkuat kapasitas kewirausahaan masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana praktik GHRM meliputi rekrutmen berwawasan lingkungan, pelatihan dan edukasi hijau, pemberdayaan karyawan, serta insentif berbasis kinerja lingkungan—dapat meningkatkan kemampuan inovasi strategis pada UMKM berorientasi keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan mengombinasikan survei kuantitatif pada pelaku UMKM dan wawancara mendalam untuk menggali pemaknaan, pengalaman, serta strategi implementasi GHRM secara kontekstual. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengukur pengaruh praktik GHRM terhadap perilaku pro-lingkungan karyawan, budaya berbagi pengetahuan, dan perilaku inovatif, sekaligus memahami dinamika organisasi yang tidak tertangkap oleh data kuantitatif. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa UMKM yang menerapkan GHRM secara terintegrasi lebih mampu menciptakan jalur inovasi berkelanjutan, mengembangkan kapasitas kewirausahaan, meningkatkan kemampuan mengenali peluang, serta memperkuat ketangkasan strategis dalam menghadapi perkembangan pasar hijau. Temuan ini berkontribusi pada literatur kewirausahaan berkelanjutan dengan menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya manusia berbasis lingkungan dapat menjadi sumber keunggulan strategis sekaligus penggerak daya saing ekologis, khususnya bagi UMKM dengan keterbatasan sumber daya.
Copyrights © 2025