Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bogor serta mengevaluasi tingkat galat atas atas hasil prediksi dibandingkan dengan data aktual Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model logistik, yaitu suatu model matematika yang dapat merepresentasikan pertumbuhan suatu populasi dengan mempertimbangkan keterbatasan kapasitas lingkungan melalui suatu persamaan diferensial. Penelitian ini menggunakan data jumlah penduduk Kabupaten Bogor dari tahun 2015 hingga tahun 2024. Berdasakan data historis tersebut diasumsikan nilai ???? sebesar 6.000.000 dan diperoleh hasil perhitungan nilai ???? = 0.01755. Hasil penelitian menunjukkan model logistik untuk prediksi pertumbuhan penduduk Kabupaten Bogor yang dibentuk adalah dengan nilai galat R2 berkisar -0.00910 hingga 0.01350 dan sebesar -0,7686. Hasil ini menunjukkan bahwa model logistik memiliki tingkat akurasi yang kurang baik, khususnya pada tahun dimana terdapat kejadian ekstrem seperti Pandemi Covid-19. Dengan demikian model logistik tersebut hanya dapat digunakan untuk memperoleh gambaran kasar atas proyeksi jumlah penduduk yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan terkait rencana pembangunan Kabupaten Bogor.
Copyrights © 2025