Claim Missing Document
Check
Articles

Rancangan Intervensi REBT dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santriwati di Ponpes Miftahunnajah Yogyakarta Rahayu, Fitriani
Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jbk.v3i2.1045

Abstract

The article describes the factors that encourage ASB students to violate and apply undisciplined while in the school and dormitory environment. So, it can be determined the type of intervention that will be used in improving ASB student discipline. This study uses a qualitative descriptive research type with a case study approach on one female student at Miftahunnajah Islamic Boarding School. Interviews and observations are used as data collection tools. The result is that violations of ASB occur because various factors such as attending a boarding school are not ASB's own desires but are forced by parents so ASB violates as a form of rejection and also peer influence. Thus, interventions suitable for use in ASB are Rational Emotive Behavior Therapy (REBT).
Rancangan Intervensi REBT dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santriwati di Ponpes Miftahunnajah Yogyakarta Fitriani Rahayu
Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.929 KB) | DOI: 10.29240/jbk.v3i2.1045

Abstract

The article describes the factors that encourage ASB students to violate and apply undisciplined while in the school and dormitory environment. So, it can be determined the type of intervention that will be used in improving ASB student discipline. This study uses a qualitative descriptive research type with a case study approach on one female student at Miftahunnajah Islamic Boarding School. Interviews and observations are used as data collection tools. The result is that violations of ASB occur because various factors such as attending a boarding school are not ASB's own desires but are forced by parents so ASB violates as a form of rejection and also peer influence. Thus, interventions suitable for use in ASB are Rational Emotive Behavior Therapy (REBT).
EFEKTIVITAS SELF EFFICACY DALAM MENGOPTIMALKAN KECERDASAN DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK Fitriani Rahayu
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.987 KB) | DOI: 10.33369/consilia.2.2.119-129

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjabarkan efektivitas self efficacy dalam mengoptimalkan kecerdasandan prestasi belajar peserta didik dengan cara mengkaji beberapa literature. Rasa percaya atau yang lebih dikenal dengan self efficacy ini memiliki peranan yang sangat penting. Jika peserta didik memiliki self efficacy yang tinggi maka peserta didik dapat menggunakan kecerdasannya secara maksimal sehingga berpengaruh juga terhadap tingginya prestasi belajar. Sebaliknya, jika peserta didik mempunyai self efficacy yang rendah, maka penggunakan kecerdasan juga tidak optimal dan berdampak juga pada rendahnya prestasi belajar. Selain itu, kecerdasan juga tidak dapat berdiri sendiri, ia membutuhkan self efficacy sebagai pendukung. Sedangkan self efficacy dapat berdiri sendiri karena di dalamnya terdapat usaha, keyakinan, dan kepercayaan diri untuk mencapai hasil yang maksimal.
RANCANGAN INTERVENSI REBT DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRIWATI DI PONPES MIFTAHUNNAJAH SLEMAN Fitriani Rahayu
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/consilia.4.2.136-146

Abstract

Tujuan dari assessmen ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor mendorong santriwati ASB untuk melakukan pelanggran dan berlaku tidak disiplin selama di lingkungan sekolah dan asrama. Sehingga, dapat ditentukan jenis intervensi yang akan digunakan dalam meningkatkan disiplin santriwati ASB. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada satu orang santriwati di Ponpes Miftahunnajah. Wawancara dan observasi digunakan sebagai alat pengumpulan data. Hasilnya adalah pelanggaran yang lakukan ASB terjadi karena berbagai faktor seperti bersekolah di pondok pesantren bukan merupakan keinginan ASB sendiri melainkan paksaan orang tua sehingga ASB melakukan pelanggaran sebagai bentuk penolakan, dan juga pengaruh teman sebaya. Sehingga, intervensi yang cocok digunakan pada ASB adalah rational emotive behavior therapy.
Konsep Evaluasi Pendidikan Islam Fitriani Rahayu
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 13 No. 1 (2019): Juni
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.45 KB) | DOI: 10.20414/elhikmah.v13i1.830

Abstract

Islamic education aims to develop the natural potential in humans to become human beings. So that, all components in education must be accordance with the objectives of Islamic education. To find out the goal is achieved, evaluation is needed. This study uses literature studies by examining several books and leaders' thoughts, researchers will discuss more deeply about the evaluation of Islamic education both epistemology, terminology, axiology, and ontology. Evaluation can be interpreted as an effort to determine the level of success and weakness from Islamic education process, that covers all the components in it to achieve the stated goals. In the process of implementing the evaluation must apply several principles, techniques and procedures that must be followed for the good results to be obtained.
Pendidikan Karakter Analisis Pemikiran Ibnu Miskawaih Fitriani Rahayu
Al-Mudarris Vol 2, No 1 (2019): Al-Mudarris
Publisher : Jurusan Tarbiyah,IAIN PALANGKARAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.871 KB) | DOI: 10.23971/mdr.v2i1.1402

Abstract

Character education is a important thing to be instilled in school-age children given the many moral crises that have occurred among teenagers lately. In addition to, Indonesia lacks figures who can be used as a role model. That done because many public figures commited the crimes such as corruption, collusion, prostitution, and so on. Ibnu Miskawaih is one of the Islamic philosophers who touches on the concept of character education in his book tahzib al-akhlak wa tahir al-a'raf. By literature studies, this paper attempts to describe the concept of character education offered by Ibnu Maskawaih, namely The Golden(The Doctrin of The Mean). He stated that human character is built from four foundations, namely restraint, courage, wisdom, and justice. The character values developed by Ibnu Maskawaih can be used as a reference for the implementation of education in Indonesia. The expected values or characters are the formation of personality based on the norms of religion, culture and ethics of the Indonesian nation. So, the thought of Ibn Miskawaih is so suitable for using in morality crisis era.
KONSEP DASAR EVALUASI DALAM PENDIDIKAN ISLAM Fitriani Rahayu
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.222 KB) | DOI: 10.30984/jii.v13i2.933

Abstract

Pendidikan islam bertujuan  untuk mengembangkan potensi fitrah yang ada pada diri manusia untuk menjadi insan kamil. Sehingga semua komponen yang ada dalam pendidikan  haruslah sesuai dengan tujuan pendidikan islam. Untuk mengetahui tercapai atau tidaknya tujuan tersebut, dibutuhkan evaluasi. Penelitian ini menggunakan studi literature dengan mengkaji beberapa buku dan pemikiran tokoh, peneliti akan membahas lebih dalam tentang evaluasi pendidikan islam baik secara epistimologi, terminology, aksiologi, dan ontology. Evaluasi dapat diartikan sebagai suatu usaha yang dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan kelemahan suatu proses pendidikan islam, yang mencangkup seluruh komponen yang ada didalammnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam proses pelaksanaannya evaluasi harus menerapkan beberapa prinsip, tekhik dan prosedur yang harus di ikuti demi baiknya hasil yang akan didapatkan.
Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun (Studi Kasus Di Tk Sedesa Tegal Maja Lombok Utara) Juandra Prisma Mahendra; Fitriani Rahayu; Baiq Suryati Ningsih
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i2.3824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keluarga broken home terhadap sosial emosional anak usia dini usia 5-6 tahun. Penelitian ini mengkaji terkait bentuk-bentuk keluarga broken home dan dampak yang di timbulkan terhadap aspek perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Jumlah responden sebanyak 13 orang siswa yang mengalami broken home. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumantasi. Untuk mengukur keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi, member check, focus group diskusi, dan diskusi teman sejawat.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk keluarga broken home karena perceraian orang tua, disebabkan faktor psikologis berupa adanya kecemburuan terhadap pasangan,  selain itu faktor ekonomi serta dampaknya terhadap sosial emosional yang di timbulkan terhadap anak usia 5-6 tahun adalah anak kecenderungan menunjukkan sikap menjadi lebih pendiam, kurangnya rasa percaya diri anak, menurunnya minat anak untuk berosialisasi aktif dengan teman sebayanya
Substansi Evaluasi Pendidikan dalam Perspektif Pendidikan Islam Fitriani Rahayu
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 2 (2019): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.116 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v17i2.1000

Abstract

Islamic education aims to develop the natural potential in humans to become human beings. So that, all components in education must be accordance with the objectives of Islamic education. To find out the goal is achieved, evaluation is needed. This study uses literature studies by examining several books and leaders' thoughts, researchers will discuss more deeply about the evaluation of Islamic education both epistemology, terminology, axiology, and ontology. Evaluation can be interpreted as an effort to determine the level of success and weakness from Islamic education process, that covers all the components in it to achieve the stated goals. In the process of implementing the evaluation must apply several principles, techniques and procedures that must be followed for the good results to be obtained.
KONSEP DASAR EVALUASI DALAM PENDIDIKAN ISLAM Fitriani Rahayu
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v13i2.933

Abstract

Pendidikan islam bertujuan  untuk mengembangkan potensi fitrah yang ada pada diri manusia untuk menjadi insan kamil. Sehingga semua komponen yang ada dalam pendidikan  haruslah sesuai dengan tujuan pendidikan islam. Untuk mengetahui tercapai atau tidaknya tujuan tersebut, dibutuhkan evaluasi. Penelitian ini menggunakan studi literature dengan mengkaji beberapa buku dan pemikiran tokoh, peneliti akan membahas lebih dalam tentang evaluasi pendidikan islam baik secara epistimologi, terminology, aksiologi, dan ontology. Evaluasi dapat diartikan sebagai suatu usaha yang dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan kelemahan suatu proses pendidikan islam, yang mencangkup seluruh komponen yang ada didalammnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam proses pelaksanaannya evaluasi harus menerapkan beberapa prinsip, tekhik dan prosedur yang harus di ikuti demi baiknya hasil yang akan didapatkan.