Porot Kolik tumbuh dan berkembang dengan baik di areal berhutan desa Madya Raya. Buahnya dimanfaatkan masyarakat, dikonsumsi atau dijadikan manisan. Penelitian bertujuan mengetahui karakteristik biotik dan abiotik tempat tumbuh pohon Porot Kolik. Pengamatan menggunakan petak tunggal berkuruan 100 m x 60 m, ditempatkan secara purposive pada area paling banyak Porot Kolik. Hasil penelitian disimpulkan (1) Ditemukan 8 jenis tumbuhan bawah, 16 jenis tingkat semai, 11 jenis pancang, 10 jenis tiang dan 10 jenis pohon; (2). Jenis-jenis yang ditemukan adalah Gleichenella pectinata, Smilax anceps, Vitis labrusca, Alpinia purpurata, Lindsaea ensifoli, Spathoglottis plicata, Cnestis polyphylla, Archidendron clypearia, Ryania speciosa, Aporosa benthamiana, Artocarpus elasticus, Macaranga tanarius, Guarea corticosa, Cedrela fissilis, Flacourtia jangomas, Faramea occidentalis, Litsea elliptica, Spathodea campanulata, Magnolia champaca, Durio dulcis, Gluta wallichii, Syzygium ecostulatum, Derris elliptica, Microcos coriacea, Lecythis idatimon, Polyscias diversifolia, Lithocardium sprucei, Torminalis glaberrima, Alibertia edulis, Ficus lutea, Dendrobangia boliviana, Tapirira guianensis, Ocotea canaliculata, Dipterocarpus sublamellatus, Protium stevensonii, Pourouma guianensis, Tessmannia Africana, Heisteria parvifolia, Litsea umbellata, Cecropia obtusa and Chaunochiton kappleri; dan (3). Tanah mengandung C-Organik 4,81%, N-Total 0,07% dan pH H2O 4,48. Tekstur Liat 25,64%, Debu 13,86%, Pasir Halus 51,37% dan Pasir Kasar 9,13%. Suhu udara 25,5 oC -25,7 oC dan intensitas cahaya 648,75 Lux. Di alam Pohon Porot Kolik masuk critically endangered, memiliki resiko kepunahan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, perlu dukungan dan komitmen pemerintah bersama kelembagaan desa untuk menjamin kelestariannya.
Copyrights © 2025