Fenomena body shaming dapat memberikan dampak serius terhadap kepercayaan diri dan interaksi sosial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat body shaming, tingkat kepercayaan diri, serta hubungan antara keduanya pada mahasiswi Institut Agama Islam Negeri Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 96 mahasiswi aktif yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala body shaming dan skala kepercayaan diri. Data dianalisis menggunakan uji korelasi dengan bantuan perhitungan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat body shaming mahasiswi berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 70 orang (73%), sedangkan tingkat kepercayaan diri juga berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 72 orang (75%). Uji korelasi menghasilkan nilai F hitung sebesar 57,214 dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara body shaming dan kepercayaan diri. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman body shaming tidak sepenuhnya menurunkan kepercayaan diri, melainkan dalam kondisi tertentu mendorong individu untuk membangun strategi penyesuaian diri. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan layanan profesional, khususnya konseling, untuk membantu mahasiswa mengelola pengalaman body shaming sekaligus mengembangkan kepercayaan diri yang sehat dalam konteks sosial dan pendidikan.
Copyrights © 2025