Kegiatan membaca akan muncul ketika seseorang memiliki ketertarikan ataupun minat baca yang tumbuh dalam diri seseorang. Perpustakaan keliling yang dilaksanakan oleh komunitas literasi remaja hadir dengan tujuan untuk menumbuhkan minat baca anak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya, faktor pendorong dan penghambat komunitas literasi remaja dalam menumbuhkan minat baca melalui perpustakaan keliling, dan hasil minat baca setelah mengikuti kegiatan perpustakaan keliling. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi kasus. Subjek penelitian ini sebanyak 5 orang, terdiri dari pendiri komunitas literasi remaja, 2 relawan perpustakaan keliling, dan 2 peserta perpustakaan keliling. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa upaya yang dilakukan oleh komunitas literasi remaja adalah dengan memperbanyak buku bahan pustaka yang relevan dengan anak-anak, menambah layanan kegiatan seperti mewarnai, melukis, mendongeng, dan games literasi. Faktor pendorong dari perpustakaan keliling diantaranya yaitu penggelola dan pengguna, sedangkan untuk faktor penghambat perpustakaan keliling yaitu dana, fasilitas, dan bahan pustaka. Perpustakaan keliling menghasilkan positif minat bacaTerdapat beberapa saran diantaranya perlu adanya jalinan kerja sama dengan mitra untuk perihal dana perpustakaan keliling agar bisa menambah fasilitas dan bahan pustaka yang terbaru guna mempertahankan perpustakaan keliling. Selain itu, perlu diluaskan lagi jangkauan wilayah untuk pelaksanaan perpustakaan keliling di Kecamatan Tambun Selatan atau di luar wilayah Kecamatan Tambun Selatan.
Copyrights © 2025