Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan regulasi emosi dengan self awarenes pada remaja. Masa remaja awal merupakan masa perkembangan yang sangat penting dan menjadi periode transisi dari masa anak-anak menuju periode dewasa yang penuh dengan tanggung jawab dan tantangan baru. pada masa ini, remaja juga mengalami banyak perubahan fisik dan psikologis, serta mengalami perubahan emosional yang signifikan. Regulasi emosi merupakan kemampuan seseorang dalam mengungkap, menilai, mengelola, dan mengatasi emosi untuk mencapai keseimbangan emosional, individu yang mampu membuat strategi respon emosi dengan tepat maka dapat diambil kesimpulan bahwa individu tersebut memiliki regulasi emosi yang baik. Sementara itu, remaja harus memiliki self awareness adalah kapasitas untuk memahami kesadaran akan pikiran, emosi, dan evaluasi diri sendiri untuk mengidentifikasi kekuatan, kekurangan, motivasi, kepercayaan diri, serta nilai diri sendiri dan orang lain. Penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah kelas VIII SMP Negeri 1 Sumbang sejumlah 249 peserta didik kemuadian teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling, sampel yang di ambil sebanyak 72 peserta didik kelas VIII, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu anget atau kuesioner terdapat 2 skala yang terdiri dari skala regulasi emosi dan skala self awareness. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) tingkat regulasi emosi pada remaja di SMP Negeri 1 Sumbang berada dikategori tinggi, yaitu dengan persentase sebesar 55,6%, (2) tingkat self awareness pada remaja di SMP Negeri 1 Sumbang sebagian besar berada dikategori sedang, yaitu dengan persentase sebesar 77,8% dan (3) terdapat korelasi posetif yang signifikan antara regulasi emosi dengan self awareness (r = 0,276 dan p =0,019 < 0,05), artinya ada hubungan antara regulasi emosi dengan self awareness pada remaja di SMP Negeri 1 Sumbang, sehingga hipotesis diterima.
Copyrights © 2025