Kemampuan menulis awal siswa kelas rendah sangat dipengaruhi oleh perkembangan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan guru berdasarkan variasi kemampuan motorik halus siswa kelas 1 di SDN 3 Botomulyo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru kelas, kepala sekolah, dan tiga siswa yang memiliki tingkat perkembangan motorik halus berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pembelajaran berdiferensiasi melalui pengelompokan siswa, penyesuaian metode, intensitas bimbingan, dan pelibatan tutor sebaya. Dukungan dari orang tua juga terbukti signifikan dalam mendukung keterampilan menulis awal siswa. Kesimpulannya, strategi pembelajaran yang responsif terhadap kemampuan motorik halus dan kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi kunci dalam mengoptimalkan keterampilan menulis awal siswa.
Copyrights © 2025