Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan sanitasi higiene dan perilaku penjamah makanan pada pedagang kaki lima di Alun-Alun Kota Bekasi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari maraknya aktivitas kuliner kaki lima yang berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi makanan akibat penerapan sanitasi dan higiene yang kurang memadai. Penelitian menggunakan metode survei korelasional dengan 55 responden yang dipilih melalui simple random sampling dari total 118 pedagang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berupa tes pengetahuan (58 soal) dan angket perilaku (27 pernyataan skala Likert). Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan instrumen layak digunakan. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, linearitas, dan uji hipotesis (korelasi product moment, regresi linier sederhana, uji F, dan uji T). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan sanitasi higiene dengan perilaku penjamah makanan, dengan koefisien korelasi sebesar 0,462 (kategori sedang) dan kontribusi sebesar 21,3%, sementara 78,7% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan sanitasi higiene dapat mendorong perilaku higienis yang lebih baik di kalangan pedagang kaki lima. Oleh karena itu, disarankan adanya pelatihan, pembinaan, dan pengawasan rutin oleh pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran dan praktik sanitasi higiene, demi mendukung keamanan pangan dan kesehatan konsumen..
Copyrights © 2025