Penelitian ini menganalisis fenomena perceraian dalam keluarga Safno melalui lensa Teori Konflik Max Weber. Fokus kajian difokuskan pada dinamika relasi kuasa, stratifikasi sosial, dan perebutan otoritas sebagai faktor determinan konflik rumah tangga. Metode analisis kualitatif diterapkan dengan mengkaji narasi kasus perceraian Safno, meliputi aspek ekonomi, status sosial, serta legitimasi otoritas dalam struktur keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan akses terhadap sumber daya ekonomi dan perbedaan posisi hierarkis antaranggota keluarga memperparah friksi internal, yang pada akhirnya mengarah pada disintegrasi perkawinan. Studi ini menyoroti relevansi konsep Weber mengenai konflik struktural dalam konteks relasi keluarga modern, sekaligus menawarkan perspektif kritis terhadap kompleksitas perceraian sebagai manifestasi ketegangan sosial-ekonomi.
Copyrights © 2025