Pratama, Ihza Adzkal Anam
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Teori Konflik Max Weber Terhadap Kasus Perceraian Keluarga Safno Kriswanto, Wahyu; Pratama, Ihza Adzkal Anam; Ramadhani, Kurniawan Candra; Ramadan, Ragil Kurniawan Putra
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena perceraian dalam keluarga Safno melalui lensa Teori Konflik Max Weber. Fokus kajian difokuskan pada dinamika relasi kuasa, stratifikasi sosial, dan perebutan otoritas sebagai faktor determinan konflik rumah tangga. Metode analisis kualitatif diterapkan dengan mengkaji narasi kasus perceraian Safno, meliputi aspek ekonomi, status sosial, serta legitimasi otoritas dalam struktur keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan akses terhadap sumber daya ekonomi dan perbedaan posisi hierarkis antaranggota keluarga memperparah friksi internal, yang pada akhirnya mengarah pada disintegrasi perkawinan. Studi ini menyoroti relevansi konsep Weber mengenai konflik struktural dalam konteks relasi keluarga modern, sekaligus menawarkan perspektif kritis terhadap kompleksitas perceraian sebagai manifestasi ketegangan sosial-ekonomi.
Ketika Penguasa Melanggar Hukum: Analisis Perbuatan Melawan Hukum dalam Administrasi Negara Pratama, Ihza Adzkal Anam
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas fenomena tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh penyelenggara administrasi negara, khususnya terkait dengan penerbitan izin pertambangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik korupsi dalam proses perizinan pertambangan dapat dianggap sebagai pelanggaran hukum oleh pejabat publik, serta pengaruhnya terhadap kerusakan lingkungan dan kerugian bagi negara. Metode penelitian yang dipakai adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus, menganalisis regulasi terkait administrasi negara, hukum pertambangan, serta tindakan korupsi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa korupsi dalam proses penerbitan izin penambangan timah di Bangka Belitung melibatkan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip tata kelola yang baik, asas-asas pemerintahan yang baik, serta ketentuan hukum administrasi negara. Tindakan pejabat yang mengeluarkan izin tanpa memenuhi syarat teknis dan lingkungan serta menerima gratifikasi dapat dianggap sebagai pelanggaran hukum dalam konteks hukum administrasi negara serta juga merupakan tindak pidana korupsi. Akibat dari tindakan ini tidak hanya menghasilkan kerugian finansial bagi negara, tetapi juga merusak ekosistem lingkungan yang sulit untuk diperbaiki.