Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran peer teaching terhadap peningkatan keterampilan gerak dasar dalam pembelajaran sepak bola siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Karawang Barat. Latar belakang penelitian ini berawal dari hasil observasi yang menunjukkan bahwa proses pembelajaran PJOK masih didominasi oleh metode ceramah dan komando, sehingga siswa kurang aktif dan belum menguasai teknik dasar sepak bola dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Model peer teaching diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada siswa saling belajar antar teman sebaya, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Teknik dasar yang menjadi fokus dalam penelitian ini meliputi passing, dribbling, shooting, dan heading. yaitu untuk gerak dasar Passing mendapatkan hasil mean pretest = 45.80 sedangkan mean posttest lebih besar = 67.80. Untuk gerak dasar Shooting mendapatkan hasil mean pretest = 49.08 sedangkan mean posttest lebih besar = 70.16. Untuk gerak dasar dribble mendapatkan hasil mean pretest = 46.52 sedangkan mean posttest lebih besar = 67.25. Untuk gerak dasar Heading mendapatkan hasil mean pretest = 51.16 sedangkan mean posttest lebih besar = 71.73. Dapat disimpulkan dari hasil perhitungan statistik deskriptif pada mean pretest dan posttest mengalami peningkatan yang signifikan yaitu nilai Passing = 22, nilai shooting = 21,08, nilai dribble = 20,73, dan nilai heading = 20,57. Yang hasil perhitungan pengujian hipotesis diperoleh dari nilai signifikansi yang kurang dari taraf signifikan yaitu 0,000 < 0,05, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara rata-rata nilai sebelum perlakuan dengan rata-rata nilai sesudah perlakuan, sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran Peer Teaching memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan gerak dasar permainan sepak bola.
Copyrights © 2025