Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Sapardi Djoko Damono, seorang tokoh sastra Indonesia yang signifikan, memanfaatkan estetika untuk menumbuhkan kesadaran ekologis pembacanya. Penelitian ini berfokus pada penerapan teori ekopoetik Scott Knickerbocker tentang sensuous poesis—rematerialisasi bahasa melalui perangkat estetika—pada karya Sapardi. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan objek kajian berupa lima puisi penting Sapardi: "Tentang Matahari," "Dalam Diriku," "Batu," "Telinga," dan "Hujan Bulan Juni." Analisis mengungkapkan bahwa Sapardi menggunakan teknik visual dan auditori untuk membangkitkan kesadaran akan alam. Tata letak visual puisi meniru bentuk-bentuk alami seperti sinar matahari, telinga, dan lanskap pegunungan, sementara sifat-sifat auditorinya, seperti pengulangan bunyi dan ritme, secara fonetis memerankan fenomena alam seperti tiupan angin dan suara hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan estetika Sapardi merupakan bagian integral dari kesadaran etikanya yang menjembatani manusia dan alam melalui pengalaman membaca dan menghayati puisi.
Copyrights © 2025