Penelitian ini merespons rendahnya pemanfaatan open data serta keterbatasan interaktivitas pada profil potensi desa dengan merancang dan mengevaluasi sebuah website desa interaktif. Pendekatan Design Science Research (DSR) digunakan untuk menghasilkan prototipe sistem yang relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan, sedangkan evaluasi penerimaan dilakukan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) mencakup Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Attitude Toward Using (ATU), dan Behavioral Intention (BI). Uji pengguna menunjukkan rerata konstruk berada pada kategori tinggi: PU = 4,23, PEOU = 4,11, ATU = 4,18, dan BI = 4,09. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengguna menilai prototipe sistem bermanfaat, mudah digunakan, menumbuhkan sikap positif, serta mendorong intensi penggunaan dan rekomendasi. Secara substantif, integrasi open data ke dalam antarmuka yang responsif melalui peta interaktif dan visualisasi meningkatkan keterbacaan serta transparansi informasi publik desa. Hasil evaluasi selaras dengan prediksi TAM, yakni kemudahan penggunaan berkontribusi pada peningkatan persepsi kebermanfaatan yang pada gilirannya memperkuat niat menggunakan. Implikasi praktis mencakup pedoman implementasi platform desa berbasis data, sementara kontribusi teoretis memperluas bukti penerapan DSR dan TAM pada konteks tata kelola desa digital.
Copyrights © 2025