Penelitian ini mengkaji prinsip-prinsip tabligh dan tijarah sebagai bentuk implementasi tauhid dalam karya Maulana Zakariya al-Kandahlawi, khususnya melalui kitab Fadhail A’mal dan Fadhilah Tijarah. Latar belakang penelitian ini adalah kecenderungan pemisahan antara kesadaran tauhid dengan praktik dakwah dan aktivitas ekonomi umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai tauhid terinternalisasi dalam prinsip tabligh serta etika tijarah menurut pemikiran al-Kandahlawi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis isi tematik (thematic content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip tabligh seperti keikhlasan, tanggung jawab dakwah, keteguhan iman, dan etika sosial serta nilai-nilai tijarah seperti kejujuran, amanah, keberkahan, kemandirian ekonomi, dan keseimbangan dunia-akhirat merupakan manifestasi langsung dari kesadaran tauhid. Nilai-nilai tersebut merefleksikan tiga dimensi tauhid, yaitu tauhid uluhiyah, rububiyah, dan asma’ wa sifat. Penelitian ini menegaskan bahwa dalam perspektif al-Kandahlawi, dakwah dan muamalah tidak dapat dipisahkan dari tauhid sebagai fondasi spiritual yang menyatukan dimensi keagamaan, sosial, dan ekonomi dalam kehidupan umat Islam.
Copyrights © 2026