Penelitian ini mengkaji peran kitab Al-Hikam karya Abdullah Al-Haddad dalam mengatasi krisis identitas dan kekhawatiran masa depan siswa MA Manbail Futuh yang mukim di pondok pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pengajian Al-Hikam, menganalisis nilai-nilai spiritual dan moral yang terkandung di dalamnya, serta menelaah dampaknya terhadap ketenangan batin dan optimisme siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap empat siswa dan satu pengurus pondok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian Al-Hikam dilaksanakan setiap hari Selasa pagi setelah salat Subuh dengan metode ceramah yang disertai penjelasan nilai-nilai hikmah. Ajaran yang ditekankan meliputi keikhlasan, kesabaran, muhasabah, dan tawakal, yang terbukti membantu siswa mengenal diri, menenangkan pikiran, serta mengurangi rasa cemas terhadap masa depan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Al-Hikam bukan hanya teks keagamaan, tetapi juga media pendidikan tasawuf yang efektif dalam membentuk identitas religius dan keseimbangan emosional siswa pondok.
Copyrights © 2026