Salah satu akar masalah tidak terciptanya kebersihan di wilayah pesisir adalah karena tidak adanya petunjuk sekaligus tanda pengingat (notifikasi). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di Desa Leppe, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara terhadap kebersihan lingkungan melalui pembuatan dan pemasangan plang edukasi sampah sebagai media edukasi visual. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis analisis SWOT untuk mengidentifikasi kondisi sosial dan permasalahan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, perancangan, pembuatan, dan pemasangan plang di lokasi strategis desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap perilaku peduli lingkungan, dengan rata-rata nilai perubahan kesadaran (ΔC) sebesar +36%. Masyarakat mulai rutin melakukan kerja bakti dan memahami fungsi plang sebagai sarana edukasi kebersihan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode partisipatif dan media komunikasi visual efektif dalam membangun kesadaran dan tanggung jawab masyarakat terhadap pengelolaan sampah di lingkungan perdesaan.
Copyrights © 2026