Indonesianis merupakan peneliti asing yang mengkaji Indonesia menjadi aktor penting dalam pembentukan ekosistem riset global dan diplomasi pengetahuan Indonesia, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan negara untuk memperkuat visibilitas akademik internasional. Penelitian ini bertujuan mengukur sejauh mana kolaborasi internasional, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan GDP per kapita mempengaruhi jumlah publikasi ilmiah tentang Indonesia. Menggunakan metode campuran, penelitian ini menggabungkan analisis regresi linier sederhana terhadap data publikasi dan indikator makro dengan analisis kualitatif berbasis studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah publikasi, dengan IPM menjadi faktor paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa kapasitas pembangunan manusia dan kekuatan jejaring global sangat menentukan produktivitas pengetahuan tentang Indonesia. Kesimpulannya, penguatan jejaring Indonesianis dan peningkatan kualitas pembangunan manusia merupakan strategi dalam memperkokoh ekosistem riset dan memperluas diplomasi pengetahuan Indonesia di tingkat global.
Copyrights © 2025