Limbah zat warna sintetis, seperti Merah Allura, yang banyak digunakan dalam industri pangan dan farmasi berpotensi mencemari lingkungan perairan karena bersifat persisten dan sulit terdegradasi secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengevaluasi aktivitas fotokatalitik kalsium oksida (CaO) yang berasal dari limbah cangkang kerang hijau (Perna viridis L.) sebagai alternatif fotokatalis ramah lingkungan untuk degradasi Merah Allura. CaO disintesis melalui proses kalsinasi pada suhu 900 °C selama 4 jam dan dikarakterisasi menggunakan X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscope (SEM), dan Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR). Uji fotokatalitik dilakukan dalam sistem batch menggunakan larutan Merah Allura berkonsentrasi 20 mg/L (100 mL) dengan dosis katalis 0,5 g pada pH 7, di bawah penyinaran UV (λ = 365 nm, intensitas ±15 W). Hasil XRD menunjukkan terbentuknya fase CaO dengan kristalinitas tinggi dan ukuran kristalit skala nanometer, sementara SEM memperlihatkan morfologi berpori dan permukaan kasar. FTIR mengonfirmasi dominasi ikatan Ca–O dengan keberadaan gugus hidroksil dan karbonat sebagai spesies permukaan. Aktivitas fotokatalitik CaO menunjukkan peningkatan degradasi Merah Allura secara signifikan seiring waktu iradiasi, yaitu 0% (0 menit), 36,75% (30 menit), 71,56% (60 menit), 73,02% (90 menit), 81,84% (120 menit), dan mencapai 85,25% pada 150 menit. Kinetika degradasi mengikuti model orde semu pertama. Secara keseluruhan, CaO berbasis cangkang kerang hijau menunjukkan potensi tinggi sebagai fotokatalis ekonomis dan berkelanjutan untuk pengolahan limbah zat warna sintetis.
Copyrights © 2025