Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Curriculum of Early Childhood Education: Indonesia and United Kingdom Husein, Saddam
Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Januari-Juni
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.286 KB) | DOI: 10.22219/progresiva.v9i1.12522

Abstract

This paper aims to investigate the curriculum of early childhood education in Indonesia and the United Kingdom (UK) and how they pertain to each other. Library research was conducted to gather information intended. The findings confirm that the curriculum of early childhood education in Indonesia applies curriculum 2013 which consists of aspect development of curriculum structure, and the learning process with a scientific approach. While the UK applies the curriculum according to the statutory Early Years Foundation Stage (EYFS) framework which recognizes the importance of play and a balance of adult-led and child-initiated activities. Moreover, there is a basic difference between these two curriculum aspects, which Indonesia includes the religious and moral values to the body of the curriculum, while the UK does not. However, both Indonesia and UK are closely similar which promotes a balance between the development of academic and literacy skills, socio-emotional development, and creative and physical development.
AMBULANCE TRACKING SYSTEM BERBASIS WEB PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Wibawa, Muhammad Bayu; Mujibullah, Mujibullah; Husein, Saddam
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.Vol5.Iss2.550

Abstract

Abstrak - Ketersediaan ambulance di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) terkadang sulit diprediksi. Ketika ambulance dibutuhkan sedangkan semua ambulance di rutenya masing- masing, posisi yang pasti tiap ambulance akan sulit ditentukan secara manual. Pada kasus ini, pemanfaatan fungsi GPS pada smartphone yang dihubungkan dengan web melalui PhoneGap atau disebut juga dengan ambulance tracking sistem (ATS) dibangun untuk mengurangi masalah di instalasi kemotoran RSUDZA Banda Aceh. GPS pada smartphone di mobil ambulance akan mengirim titik koordinat latitude/longitude ke satelit dan koordinat posisi tersebut akan dikirim juga ke internet melalui BTS seluler dalam bentuk data tracking. Sementara itu, data tracking yang terdiri dari koordinat posisi mobil ambulance, id_supir, id_ambulans, id_smartphone, waktu keberangkatan dan tujuan mobil ambulance dari internet dikirim ke admin dan disimpan di server. Oleh karena itu, rancangan ini lebih efektif dan efesien karena admin dan supir ambulance dapat berinteraksi melalui sistem tracking.Kata Kunci: Ambulance, Tracking Sistem, PhoneGap, Website, GPS, RSUDZA
Fluktuasi Perkara Gugat Cerai Sebagai Pengaruh Pandemi Covid-19 di Pengadilan Agama Cibinong Kelas I A Kabupaten Bogor Budiman, Arief; Yumarni, Ani; Husein, Saddam
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i3.12301

Abstract

Di masa pandemi Covid-19, perceraian khususnya kasus gugatan hukum semakin meningkat. Perubahan yang terjadi baik dari segi ekonomi, sosial, dan psikologis mempunyai pengaruh terhadap angka tersebut. Pengadilan Agama Cibinong sebagai lembaga peradilan juga mengalami hal tersebut. Penelitian ini menunjukkan kasus perceraian akibat pandemi Covid-19 di Pengadilan Agama Kelas 1A Cibinong mengalami peningkatan, di Cibinong terdapat selisih sebanyak 1.399 kasus atau 33%, dan terdapat 13 alasan terjadinya perceraian di Pengadilan Agama Cibinong. selama pandemi. Meninggalkan salah satu pihak, Poligami, KDRT, Murtad, Madat (Candu menggunakan obat-obatan terlarang), Kawin Paksa, Judi, Zina, Dihukum Penjara, Cacat Fisik, Mabuk-mabukan. Pada tahun 2020, dari 4693 kasus perceraian, 3608 diantaranya disebabkan oleh pertengkaran dan perselisihan yang terus menerus. Kemudian pada tahun 2021, dari 6991 kasus perceraian, 4827 diantaranya disebabkan oleh pertengkaran terus menerus.
Penanganan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan di Wilayah Hukum Polsek Tanjungsari Kabupaten Bogor Nugroho, Dian Prasetyo; Mulyadi; Husein, Saddam
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i3.12670

Abstract

Di wilayah Tanjungsari Kabupaten Bogor, kasus pencurian dengan kekerasan masih sering terjadi, sehingga perlu ada upaya dalam mengatasinya. Hal ini karena pencurian dengan kekerasan membuat masyarakat Tanjungsari ketakutan dalam bepergian, terutama pada waktu larut malam atau melalui jalan yang sepi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mengkaji tentang penanganan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum polsek tanjungsari dan hambatan yang dihadapinya. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris yaitu penelitian yang dilakukan terhadap suatu gejala hukum terjadi dalam masyarakat yang bertentangan dengan norma hukum dan keagamaan, yaitu pencurian dengan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan tindak pidana pencurian dengan kekerasan oleh Polsek Tanjungsari adalah dilakukan upaya preventif yaitu pencegahan terhadap tindak pidana pencurian dengan kekeran. Upaya represif yaitu penindakan terhadap pelaku tindak pidana kejahatan berupa pencurian dengan kekerasan melalui penyelidikan dan penyidikan. Hambatan yang ditemui dalam penanganan kejhatan pencurian dengan kekerasan diantaranya: (a) faktor integrista penegak hukum; (b) faktor hukum; (c) faktor minimnya pejabat pejabat pengemban fungsi pengawasan penyidikan; (d) faktor penerapan sanksi terhadap terhadap penyidik yang terbukti melakukan pelanggaran dalam proses penyidikan.
Perencanaan Rute Aman Selamat Sekolah (Rass) Pada Kawasan Pendidikan Jalan A.P Pettarani Makassar Zakaria, Aisyah; Iskandar, Andi Cempana Sari; Husein, Saddam; Nur, Ariza Wahdania; Shafirah, Farah Dyah
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i1.4660

Abstract

RASS merupakan salah satu program manajemen serta rekayasa lalu lintas berupa penyediaan sarana dan prasarana dengan pengendalian lalu lintas terhadap pengguna jaringan jalan yang melibatkan pelajar Zona Sekolah, berupa perencanaan fasilitas perlengkapan jalan seperti Pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZOSS), jalur pejalan kaki, parkir, halte/titik pemberhentian dan rambu lalu lintas, serta bentuk pengendalian lalu lintas kendaraan menyangkut kemacetan di sekitar Zona Sekolah (Junuardi, 2022). Tujuan pengendalian ini untuk mengetahui Tingkat kondisi kinerja lalu lintas eksisting, membuat desain RASS, dan membuat simulasi tingkat pelayanan menggunakan software PTV Vissim. Lokasi penelitian berada pad ruas JL. A.P Pettarani Zona Sekolah MAN 2 Makassar, MTS N 1 Makassar, dan Telkom School dengan analisis Tingkat pelayanan MKJI 1997 diperoleh kondisi kinerja arus eksisting tidak stabil, terjadi penundaan (DS> 0,75). Sebagai peraturan Menteri Perhubungan No 16 Tahun 2016 mengenai Program Rute Aman Selamat Sekolah maka peneliti melakukan perencanaan dengan alternatif I membuat perencanaan zonasi sekolah dan alternatif II pemenuhan layanan transportasi bus umum khusus sekolah. Berdasarkan hasil simulasi PTV Vissim diperoleh Tingkat pelayanan ruas jalan E untuk alternatif I dan Tingkat pelayanan D untuk alternatif II.kata kunci : rute aman selamat sekolah, kemacetan, ptv vissim
Perbandingan Kinerja Superplasticizer Berbasis Naftalena Dan Polimer Pada Kuat Tekan Beton dhani, Ramdhani Nur Saputra; Fuadah, Nurul Izmi; Husein, Saddam; Setiabudhi, Indrasurya; Ulfah, Ulfah; Handayani, Rut; Zulfadilah, Ahmad
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v4i2.5133

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan kinerja superplasticizer berbasis naftalena dan polimer pada beton dengan rancangan campuran (mix design) yang sama. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi workability, retensi slump, dan kekuatan tekan pada berbagai umur beton (1, 7, 14, dan 28 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan superplasticizer berbasis polimer menghasilkan kekuatan tekan yang lebih tinggi dan perkembangan kekuatan yang lebih cepat dibandingkan dengan berbasis naftalena. Beton dengan aditif berbasis polimer mencapai kekuatan tekan 185 kg/cm² pada umur 1 hari, 508 kg/cm² pada 7 hari, 533 kg/cm² pada 14 hari, dan 550 kg/cm² pada 28 hari. Sementara itu, beton dengan aditif berbasis naftalena menunjukkan peningkatan kekuatan yang lebih lambat. Temuan ini menunjukkan keunggulan superplasticizer berbasis polimer untuk aplikasi beton berkinerja tinggi, terutama pada proyek yang memerlukan percepatan konstruksi. Kata Kunci : superplasticizer, naftalena, polimer, kuat tekan
Peningkatan Peran Satuan Samapta Dalam Pelaksanaan Program Patroli Siaga Bencana di Wilayah Kota Bogor Hendratno, Indra; Mulyadi; Husein, Saddam
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.14887

Abstract

Dalam membantu penanganan bencana alam di wilayah Kota Bogor maka salah satu pihak yang menangani adalah Satuan Samapta Polresta Bogor Kota. Akan tetapi, seberapa penting peran Satuan Samapta Polresta Bogor Kota dalam penanganan bencana di wilayah Kota Bogor masih perlu dipertanyakan, apakah penanganan bencana merupakan tugas utama Satuan Samapta dalam membantu Pemerintah Daerah menangani bencana, atau hanya sebagai pendukung dalam pelaksanaan penanganan bencana tersebut. Hal ini perlu dikaji lebih mendalam, sehingga dapat diketahui secara pasti peranannya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana serta apa saja hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, yang bersifat deskriptif analisis, yang dimaksudkan untuk memberikan data yang lengkap tentang suatu keadaan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa dalam upaya mencegah dan menanggulangi bencana, maka Satuan Samapta Polresta Bogor Kota berperan dalam pelaksanaan program patroli siaga bencana, yaitu meliputi kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat, merumuskan mitigasi bencana dan melakukan koordinasi. Secara umum perencanaan dalam penanggulangan bencana dilakukan pada setiap tahapan penyelenggaran penanggulangan bencana. Sehingga disusunlah suatu rencana yang spesifik pada setiap tahapan penyelenggaraan penanggulangan bencana tersebut, mulai dari tahap Prabencana dalam situasi tidak terjadi bencana, tahap Prabencana dalam situasi terdapat potensi bencana, pada saat tanggap darurat dan pada tahap pemulihan. Sedangkan hambatan yang dihadapi oleh satuan Samapta Polresta Bogor Kota dalam pelaksanaan program patroli siaga bencana di Kota Bogor terdiri dari 2 (dua) faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari dalam Satuan Samapta Polresta Bogor Kota yaitu terdiri dari terbatasnya jumlah personil, sarana dan prasarana yang belum memadai dan kurangnya koordinasi. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari belum terbangunnya sistem informasi dan komunikasi kebencanaan secara terpadu dan terintegrasi, masih rendahnya pemahaman masyarakat dan aparat pemerintahan dalam menyikapi kondisi rawan bencana serta kurang tersedianya anggaran yang memadai dalam penanggulangan bencana yang disediakan oleh pemerintah Kota Bogor.
Pengolahan Limbah Kulit Durian (Durio Zibethinus Murray) Sebagai Adsorben pada Penyerapan Ion Logam Berat Pb2+ Husein, Saddam; Nasra, Edi
Periodic Vol 14, No 2 (2025): PERIODIC
Publisher : Departemen Kimia FMIPA UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/periodic.v14i2.132906

Abstract

The contamination of water bodies by lead ions (Pb2+) from industrial waste represents a severe environmental challenge due to the metal’s toxicity, bioaccumulation, and no-biodegradable nature. This study investigates the synthesis and application of activated carbon and silica xerogel derived from durian husk waste (Durio zibethinus Murray) for Pb2+ adsorption. The synthesis involved extracting karbon and silika xerogel through thermal and chemical treatments. Characterization by X-Ray Fluorescence (XRF) results showed the silica content in durian husk is 31,1% and characterize with Fourier Transform Infra Red (FTIR) to determine functional group of the adsorbents. Adsorption process indicated that pH strongly influenced Pb2+ removal with optimal performance at pH 3 for activated carbon with adsorption capacity of 14,95 mg/g and at pH 5 for silica.
Education on The Danger of Consuming Prescriptive Medicine for Health in Nogo Rejo Village, Galang District, Deli Serdang: Edukasi Bahaya Konsumsi Obat Setelan untuk Kesehatan di Desa Nogo Rejo Kec Galang Deli Serdang Rambe, Robiatun; Pangondian, Aswan; Husein, Saddam; Athaillah, Athaillah; Aini Khairunnisa, Nur
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v5i2.1594

Abstract

A drug is defined as a collection of several drugs, usually in tablet or capsule form, repackaged in plastic and claimed to cure certain diseases. A drug is readily available in the community, yet there is no guarantee of quality and safety. This community service program aims to educate people about the dangers of using a drug. This activity was conducted using lectures and education methods regarding the health risks of using a drug. The target group was the community, women's groups (PKK), and officials in Nogo Rejo Village, Galang, Deli Serdang. The instruments used included PowerPoint presentations and questionnaires. This community service program began with basic outreach about a drug, and then assessed the community's knowledge of the drug through questionnaires. Pretest and posttest results indicated an increase in knowledge after the activity. The results showed that the community's knowledge in the pretest questionnaire was categorized as poor (0-59%), with an average score of 69%, with a score of sufficient (26%), and a score of good (5%). Meanwhile, the knowledge level in the post-test questionnaire fell into the good knowledge category (75-100%), with an average score of 28%, fair 49%, and sufficient 23%. The conclusion of this community service program is that there was an increase in the knowledge level of the community, PKK cadres, and village officials after being educated about the dangers of using prescription drugs. With this outreach and education, especially in Nogo Rejo Village, the community's knowledge and understanding of using prescription drugs will improve, allowing them to be more cautious and protective when consuming them.
An Activated Carbon-Based Water Filter Innovation from Oyster Mushroom Baglog Waste for Clean Water Solutions in Payakabung Village, Ogan Ilir, South Sumatera Puspitahati, Puspitahati; Husein, Saddam; Purnamasari, Amrina; Pradani, Aulia Farah; Heriyanto, Abdul Roni
Sriwijaya Journal of Environment Vol 10, No 2 (2025): ECOLOGY AND ENVIRONMENTAL HEATLH
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research is an innovation in utilizing oyster mushroom baglog waste as a material in water filtration, which is being researched and applied to the community. Water samples were 3 samples for each 3 locations taken form two villages, namely: 1) water used for oyster mushroom cultivation in Payakabung Village (S1), 2) water used for household needs in Payakabung Village (S2), and 3) The Indralaya Combined Cycle Power Plant uses water from the Kelekar River, Tanjung Seteko Village (S3). This study was conducted with three treatments and two replications at each water sample location, as follows: Oyster mushroom baglog waste briquette composition: 10% (A), 20% (B) and 30% (C).  The results showed that. The filtration can increase the pH value from acidic to neutral value and decrease Fe concentration. However, several water quality parameters (TDS, Mn, NO2-N, NO3-N, Cl2, Cd, Pb, F, BOD , COD, total coliform and Escherichia coli) show varying trends but are still in accordance with the quality standards of existing regulations. Technology validation to the community showed that most of participant understood and 100% considered that the system useful as solution for their water problems.