Pengurangan Resiko Bencana di sekolah dasar tidak terlepas dari keterlibatan pihak sekolah yaitu guru. Kesiapsiagaan Pengurangan Resiko Bencana sangat diperlukan mengingat Indonesia termasuk salah satu negara rawan bencana dan masih kurangnya pengetahuan anak usia sekolah dalam hal menanggapi bencana di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran pengurangan resiko bencana di sekolah dasar meliputi beban mengajar, pengalaman mengajar, kualifikasi pendidikan, sumber belajar, kesejahteraan guru, etos kerja guru, sarana dan prasarana pendidikan. Jenis penelitian adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 90 guru dan 15 kepala sekolah. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan beban mengajar pada kategori terpenuhi 82,2%, pengalaman mengajar pada kategori ada 65,6%, sumber mengajar pada kategori ada 86,7%, kualifikasi pendidikan pada kategori sarjana 87,8%, kesejahteraan guru pada kategori cukup 56,7%, etos kerja pada kategori baik 63,3%, sarana dan prasarana sekolah pada kategori siap 86,7%. Dapat disimpulkan bahwa dari 7 faktor yang diteliti, semuanya termasuk dalam kategori baik. Saran peneliti bagi pihak sekolah terutama kepala sekolah agar mendorong partisipasi semua guru dalam pengurangan resiko bencana dengan memperhatikan faktor yang mempengaruhi kinerja guru secara optimal.
Copyrights © 2025