Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan mengecap menggunakan media bahan alam berupa pelepah pisang di TK Kosgoro Tamanwinangun Kebumen. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan kreativitas anak yang ditandai dengan kurangnya inisiatif dan ketergantungan pada guru dalam menyelesaikan tugas. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kreativitas anak usia dini dari pra-siklus ke siklus II dengan rata-rata pertumbuhan antara 57% hingga 73%, di mana pada aspek mengeksplorasi lingkungan meningkat dari 25% menjadi 94%, merencanakan permainan dari 31% menjadi 94%, mengambil tindakan dari 31% menjadi 88%, membangun rasa percaya diri dari 25% menjadi 94%, dan memecahkan masalah dari 15% menjadi 88%, yang membuktikan bahwa kegiatan mengecap menggunakan pelepah pisang efektif dalam mengembangkan kreativitas anak secara menyeluruh. Kegiatan mengecap dengan pelepah pisang terbukti efektif dalam menstimulasi kreativitas anak melalui pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan menyenangkan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa media bahan alam seperti pelepah pisang dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran berbasis eksplorasi alam untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan kesadaran ekologis anak usia dini.
Copyrights © 2025