Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dengan kondisi sosial ekonomi rendah dan akses layanan kesehatan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Teluk Rendah Pasar, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan desain case control study dengan jumlah sampel 58 responden yang terdiri atas 29 kasus (balita stunting) dan 29 kontrol (balita normal), dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan diolah menggunakan uji Chi-Square (?²) dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia ibu saat hamil (p=0.012), pendidikan ibu (p=0.001), pendapatan keluarga (p=0.000), riwayat anemia (p=0.004), pemberian ASI eksklusif (p=0.002), pengetahuan ibu (p=0.005), dan pola asuh (p=0.009) dengan kejadian stunting. Sementara itu, variabel pekerjaan ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0.178). Disimpulkan bahwa kejadian stunting dipengaruhi oleh kombinasi faktor biologis, sosial ekonomi, dan perilaku kesehatan ibu.
Copyrights © 2026