Hasil dari studi ini mengungkapkan empat penemuan kunci yang mencerminkan hubungan yang kuat antara penerapan Problem Based Learning (PBL) dan keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. (1) PBL terbukti berhasil dalam meningkatkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi, dan melakukan refleksi, yang selaras dengan prinsip Merdeka Belajar yang menjadikan siswa sebagai pusat dari proses belajar. (2) PBL berkontribusi signifikan dalam menanamkan nilai-nilai karakter yang terdapat dalam Profil Pelajar Pancasila, termasuk kemandirian, kerja sama, berpikir kritis, dan berakhlak mulia, melalui kegiatan belajar yang berbasis masalah dan relevan serta reflektif. (3) Studi ini juga menemukan berbagai tantangan dalam pelaksanaan PBL, seperti keterbatasan pemahaman guru tentang filosofi Kurikulum Merdeka, kesulitan dalam merancang modul pembelajaran berbasis masalah, kekurangan fasilitas pendukung, serta rendahnya pelatihan profesional yang berkelanjutan. (4) sebagai langkah strategis, riset ini merekomendasikan pentingnya pelatihan intensif bagi para guru, dukungan kebijakan yang fleksibel dari pihak sekolah dan pemerintah, serta penguatan sumber belajar digital dan panduan implementasi agar PBL dapat dilaksanakan secara maksimal sebagai metode pembelajaran utama untuk mencapai tujuan Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2026