Tradisi nyongkolan merupakan salah satu upacara adat masyarakat Sasak di Pulau Lombok yang sarat dengan nilai-nilai sosial dan budaya. Prosesi ini biasanya diiringi dengan gendang beleq, alat musik tradisional yang memiliki makna historis dan simbolik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam tradisi nyongkolan gendang beleq serta relevansinya dalam pendidikan budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, pelaku budaya, serta masyarakat yang terlibat dalam tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyongkolan gendang beleq mengandung nilai-nilai pendidikan seperti gotong royong, disiplin, tanggung jawab, penghormatan terhadap leluhur, dan pelestarian budaya. Tradisi ini dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan formal maupun nonformal sebagai media pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Dengan demikian, nyongkolan gendang beleq bukan hanya sebuah ritual adat, tetapi juga wahana edukasi yang memperkuat identitas budaya masyarakat Sasak.
Copyrights © 2026