Kemampuan membaca di sekolah dasar merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembelajaran lintas mata pelajaran. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam kemampuan membaca antar murid, yang diperparah oleh penerapan metode pengajaran yang kurang sesuai dengan kebutuhan belajar individual. Kondisi ini menciptakan urgensi untuk menemukan pendekatan inovatif yang tidak hanya efektif, tetapi juga selaras dengan cara kerja otak anak dalam memproses informasi. Artikel ini mengkaji potensi sinergi antara pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dan temuan dalam neurosains kognitif, khususnya mengenai plastisitas otak dan proses belajar membaca. Teaching at the Right Level (TaRL) menekankan pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan nyata siswa, sedangkan neurosains memberikan dasar ilmiah mengenai cara kerja otak dalam menyerap pengetahuan secara efektif. Dengan menggabungkan kedua pendekatan ini, artikel ini menawarkan alternatif strategis dalam meningkatkan kemampuan membaca secara bermakna dan tanpa tekanan, sehingga anak dapat belajar dengan cara yang lebih alami dan menyenangkan.
Copyrights © 2026