Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah aspek edukatif dari implementasi deep learning pada kurikulum sekolah dasar di daerah agraris, dengan fokus pada peningkatan literasi digital serta penguatan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan pengumpulan data literatur dari basis data ilmiah bereputasi seperti Scopus, Google Scholar, dan DOAJ, dalam rentang waktu publikasi 2018–2025. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning berpotensi besar dalam meningkatkan literasi digital, keterampilan abad ke-21, serta penguatan karakter siswa sekolah dasar di daerah agraris. Keberhasilan implementasinya sangat dipengaruhi oleh integrasi antara desain instruksional yang adaptif terhadap konteks lokal, pemanfaatan media digital interaktif, dan peran guru sebagai fasilitator, kurator, serta teladan dalam penggunaan teknologi yang etis dan bertanggung jawab. Berbagai strategi pembelajaran, termasuk project-based learning, problem-based learning, dan diskusi reflektif, terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta nilai-nilai moral siswa. Deep learning tidak semata-mata dipahami menjadi inovasi teknologi, tetapi menjadi pendekatan pedagogis yang berorientasi pada pembelajaran bermakna, kontekstual, dan relevan untuk memperkuat literasi digital serta karakter siswa sekolah dasar di kawasan agraris.
Copyrights © 2026