Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran influencer sebagai strategi kehumasan pada Maru House Caffe di Bandar Lampung. Industri kafe menghadapi persaingan ketat, sehingga dibutuhkan strategi komunikasi yang inovatif untuk membangun brand awareness dan menarik konsumen, khususnya generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pemilik, influencer, serta pengunjung kafe. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi data dan member checking untuk memastikan keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer memiliki peran penting dalam membangun kesadaran merek, mendorong keputusan pembelian, dan menciptakan tren baru melalui konsep “ngopi sambil melukis.” Kolaborasi ini memfasilitasi komunikasi dua arah antara kafe dan audiens digital, meningkatkan engagement, serta membentuk citra positif. Meskipun strategi ini efektif dalam aspek promosi dan brand awareness, kelembagaan humas formal dan evaluasi komprehensif masih menjadi tantangan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi komunikasi di industri kafe serta memperkaya literatur kehumasan berbasis influencer.
Copyrights © 2025