Penelitian ini mengkaji pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam pengelolaan keuangan pada UMKM minuman di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, khususnya UMKM TOTU yang menjual minuman kopi. Tujuan utama adalah menggambarkan praktik pencatatan keuangan hybrid antara metode manual dan aplikasi Microsoft Excel, serta mengidentifikasi kelebihan, kendala, dan potensi optimalisasi. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui studi kasus tunggal, dengan pengumpulan data via wawancara semi-terstruktur kepada pemilik usaha dan observasi langsung terhadap operasional harian. Alat analisis meliputi analisis tematik dari transkrip wawancara dan perbandingan antara sistem manual versus Excel berdasarkan efisiensi, akurasi, dan dukungan pengambilan keputusan. Hasil menunjukkan bahwa UMKM TOTU, yang dijalankan oleh dua orang, menerapkan Excel untuk laporan penjualan dan pendapatan guna mempercepat perhitungan otomatis serta mengorganisir data secara terstruktur, sementara pencatatan stok tetap manual karena skala kecil. Kelebihan Excel mencakup keamanan penyimpanan data, kemudahan backup, dan analisis sederhana via rumus seperti SUM dan AVERAGE, yang mendukung pemantauan arus kas serta keputusan harga produk. Namun, kendala utama adalah kurangnya penguasaan fitur lanjutan, menyebabkan ketergantungan pada fungsi dasar dan risiko kesalahan perhitungan. Sistem hybrid ini meningkatkan efisiensi dibanding manual murni, tetapi memerlukan pelatihan untuk memaksimalkan manfaat SIA dalam meningkatkan profitabilitas dan daya saing UMKM kuliner di kampus. Penelitian ini menegaskan bahwa SIA berbasis Excel berpotensi besar bagi UMKM dengan sumber daya terbatas, selaras dengan tren transformasi digital pasca-pandemi, meskipun literasi digital menjadi faktor kunci keberhasilan.
Copyrights © 2026