Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, motivasi, dan pengawasan terhadap kinerja pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Gorontalo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh pendamping PKH Kabupaten Gorontalo, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus. Dari total 98 pendamping PKH, kuesioner yang dapat diolah sebanyak 80 responden karena adanya beberapa kendala teknis dalam pengisian instrumen. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pendamping PKH, sedangkan pengawasan berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Secara simultan, pelatihan, motivasi, dan pengawasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pendamping PKH Kabupaten Gorontalo. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pendamping PKH memerlukan pendekatan terpadu yang menitikberatkan pada pengembangan kompetensi melalui pelatihan yang relevan, penguatan motivasi kerja, serta penerapan pengawasan yang bersifat pembinaan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan sumber daya manusia pendamping PKH di tingkat daerah dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.
Copyrights © 2026