Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promo flash sale, desain antarmuka aplikasi, dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku impulsif belanja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 36 responden yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gorontalo yang pernah berbelanja di e-commerce. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promo flash sale, desain antarmuka aplikasi, dan FOMO secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulsif belanja. Secara parsial, promo flash sale berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulsif belanja, sedangkan desain antarmuka aplikasi dan FOMO tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa stimulus promosi berbasis urgensi merupakan faktor paling dominan dalam mendorong perilaku impulsif belanja di e-commerce, sementara faktor teknologi dan psikologis berperan sebagai pendukung.
Copyrights © 2026