Tujuan dari studi ini untuk menganalisis penerapan sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di bidang industri manufaktur di Indonesia. Dengan memanfaatkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, artikel ini menganalisis berbagai faktor pengaruh efektivitas implementasi K3, termasuk kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, Tingkat kesadaran di kalangan pekerja, serta komitmen dari pihak manajemen. Data diperoleh melalui metode survei, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi dari sejumlah Perusahaan manufaktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya walaupun terdapat peningkatan dalam kesadaran serta upaya dari Perusahaan untuk mengimplementasikan K3, masih ada banyak tantangan yang menghalangi penerapan secara menyeluruh di lapangan. Beberapa faktor kunci yang berkontibusi terhadap keberhasilan adalah pelatihan yang memadai untuk pekerja, pengawsan yang rutin, dan kesediaan manajemen untuk melakukan investasi dalam teknologi keselamatan. Penelitian ini juga menawarkan rekomendasi untuk perbaikan yang dapat diterapkan dalam sistem manajemen K3 di sektor industri manufaktur, dengan harapan dapat memperbaiki keselamatan dan Kesehatan di tempat kerja dalam sektor industri.
Copyrights © 2025