Kemajuan teknologi digital membuka peluang strategis dalam upaya peningkatan kesehatan mental mahasiswa di tengah meningkatnya tekanan akademik dan sosial. Mahasiswa sebagai kelompok usia transisi rentan mengalami gangguan kesehatan mental yang dapat memengaruhi prestasi belajar, relasi sosial, dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ekosistem digital dapat dioptimalkan dalam mendukung ketahanan mental mahasiswa, menilai efektivitas layanan kesehatan mental berbasis digital yang telah tersedia, serta mengidentifikasi pendekatan inovatif yang terintegrasi dengan dukungan sosial dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemanfaatan platform digital seperti aplikasi kesehatan mental, konseling daring, chatbot psikologis, dan komunitas pendukung berbasis media sosial terbukti meningkatkan akses layanan, deteksi dini, serta pencegahan gangguan kesehatan mental. Integrasi teknologi digital dengan kebijakan kampus, dukungan sosial, dan nilai-nilai spiritual menjadi faktor kunci dalam membangun ekosistem kesehatan mental mahasiswa yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara institusi pendidikan, pengembang teknologi, dan mahasiswa dalam menciptakan inovasi digital yang ramah, aman, dan holistik guna meningkatkan kesejahteraan mental mahasiswa di era digital.
Copyrights © 2026