Mangrove memiliki peran sentral bagi kehidupan manusia dan alam lingkungan. Namun tak dapat dipungkiri bahwa sebagian anggota masyarakat belum memahami secara mendalam tentang pentingnya ekosistem mangrove itu sendiri, sehingga banyak pula ditemukan kebiasaan warga yang merusak kawasan mangrove secara sadar. Berbagai bentuk tindakan pengrusakan mangrove itu misalnya; pengundulan hutan mangrove untuk keperluan mengambil kayu bakar, pengundulan hutan mangrove untuk membuka lahan penambakan garam, pembuangan sampah atau limbah secara sembarangan ke dalam hutan mangrove, serta penangkapan ikan dengan metode yang merusak habitat mangrove. Tentuhnya kondisi seperti ini jika dibiarkan terjadi maka berpengaruh menghadirkan dampak buruk yang dirasahkan, salah satunya adalah Abrasi. Menghadapi kondisi demikian, maka salah satu langkah kongkret yang dilakukan adalah memberikan layanan edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya usaha konservasi. Tujuan utamanya dari kegiatan ini yaitu memberikan edukasi tentang konservasi mangrove dalam mencegah terjadinya abrasi di wilayah pesisir pantai. Metode yang digunakan pada kegiatan edukasi ini yaitu melalui ceramah dan diskusi, serta implementasi aksi nyata. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai menyadari tentang pentingnya mangrove dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan juga berpengaruh dalam mendukung kehidupan manusia. Hal ini juga dibuktikan dengan mulai tumbuhnya budaya hidup masyarakat yang mulai peduli dalam menjaga kelestarian hutan mangrove.
Copyrights © 2026