Peningkatan konsumsi energi listrik di lingkungan institusi pendidikan sering kali tidak terkontrol akibat kurangnya sistem pemantauan yang akurat, termasuk di SMA Negeri 2 Metro. Masalah utama yang dihadapi adalah keterbatasan pemahaman warga sekolah mengenai teknologi manajemen energi, yang berdampak pada ketidakefisienan penggunaan daya dan tingginya biaya operasional. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendiseminasi teori serta praktik pemantauan konsumsi daya listrik berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi cerdas manajemen energi. Metodologi yang digunakan meliputi tahap persiapan perangkat, pemaparan materi teoretis, dan pendampingan praktik langsung (hands-on) dalam merakit sistem sensor arus berbasis ESP32 yang terintegrasi dengan platform MIT APP Inventor. Keberhasilan kegiatan ini diukur melalui analisis statistik pre-test dan post-test serta lembar observasi aktivitas siswa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek kognitif peserta dengan kenaikan nilai rata-rata sebesar 80,7%. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa 86% siswa telah mampu merancang dan mengoperasikan sistem pemantauan listrik berbasis IoT secara mandiri. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi teknologi dan mengubah perilaku penggunaan energi menjadi lebih terukur. Hasil ini sangat penting sebagai langkah awal transformasi SMA Negeri 2 Metro menuju smart school yang mengedepankan efisiensi energi berkelanjutan berbasis data digital.
Copyrights © 2025