Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengevaluasi pengaruh inflasi terhadap tingkat kemiskinan di Kota Palembang pada tahun 2022, serta menilai peran pertumbuhan ekonomi dalam konteks yang sama.Desain/metodologi/pendekatan: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder. Analisis dilakukan menggunakan SPSS versi 22, dengan pendekatan regresi linier berganda dan pengujian hipotesis untuk menguji pengaruh variabel inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan.Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh signifikan. Ketika dianalisis secara simultan, inflasi dan pertumbuhan ekonomi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan.Keterbatasan dan Implikasi Penelitian: Penelitian ini terbatas pada data tahun 2022 dan ruang lingkup wilayah Palembang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan periode waktu yang lebih panjang dan variabel lain yang memengaruhi kemiskinan secara lebih kompleks.Implikasi Praktis: Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengentasan kemiskinan, dengan fokus pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.Orisinalitas/Nilai: Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur empiris mengenai hubungan antara indikator makroekonomi dan kemiskinan, khususnya dalam konteks daerah perkotaan di Indonesia.
Copyrights © 2025