Balita stunting merupakan masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Balita stunting di masa mendatang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Faktor penyebab stunting dapat dikarenakan penyebab langsung dan tidak langsung. Penyebab langsung dapat terjadi pada saat ibu hamil tidak mendapat asupan nutrisi yang adekuat, untuk balita bisa dikarenakan asupannya yang kurang serta adanya penyakit infeksi yang di derita. Vitamin A adalah salah satu zat gizi esensial yang dibutuhkan balita untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin A dalam tubuh menstimulasi produksi sel darah putih yang berperan dalam pembentukan tulang, menjaga dan mendukung pertumbuhan sel-sel tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Defisiensi atau kekurangan vitamin A dapat menimbulkan beberapa gangguan terhadap kesehatan tubuh, antara lain, Hemeralopia atau rabun ayam, rabun senja, Frinoderma, pembentukan epitelium kulit tangan dan kaki terganggu, sehingga kulit tangan dan/atau kaki tampak bersisik, perdarahan pada selaput usus, ginjal dan paru, kerusakan pada kornea dengan menimbulkan bintik bitot, seroftalmi (kornea mengering) dan akhirnya kerotit, seroftalmi (kornea mata rusak sama sekali), terhentinya proses pertumbuhan, terganggunya pertumbuhan pada bayi.
Copyrights © 2025