Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI PADA BAYI DI PUSKESMAS Nina Mirania, Ayu; Lexy Louis, Stephanie
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4556

Abstract

Nutritional problems are a part that greatly influences the growth and development of babies and more than 50% of deaths of children under five are related to malnutrition, among these deaths are related to inappropriate feeding practices. The aim of this research is to determine the factors associated with early provision of complementary breast milk (MP-ASI) to babies. This type of research uses an analytical survey with a cross sectional approach. The population is all mothers who have babies aged 6-24 months in the 11 Ilir Community Health Center Area, Palembang City. Sampling used accidental sampling technique, totaling 63 respondents. The analysis technique uses the chi square statistical test. The research results showed that 30.2% of respondents provided early MP-ASI, 57.1% of respondents who had low education, 95.2% of respondents who did not work and 58.7% of respondents who were multiparous. The results of statistical tests show that there is a relationship between maternal education (p value 0.022 with an OR result of 0.243), and parity (p value 0.020 with an OR result of 3.673) with giving early MP-ASI to babies but there is no relationship with maternal employment (p value 0.902) . Advice from health workers is to always provide health education in order to increase mothers' knowledge regarding the proper provision of MP-ASI.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PEKERJAAN IBU TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI Lexy Louis, Stephanie
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i2.5082

Abstract

Pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia 2023 merupakan momentum utama dan strategis bagi seluruh unsur masyarakat dan swasta, agar secara kolektif dapat meningkatkan kembali kesadaran partisipatif aktif untuk meningkatkan cakupan imunisasi demi perlindungan seluruh kelompok usia guna mencapai eradikasi dan eliminasi PD3I. Berdasarkan data (1), cakupan imunisasi di Kota Palembang pada tahun 2022 yaitu BCG (85,32%), DPT (90,46%), Campak (74,02%), Polio (73,71%), Hepatitis B (92,56%). Dari data tersebut mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan pekerjaan ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Tempat penelitian di Praktik Mandiri Bidan Lismarini berlokasi di Perumnas Talang Kelapa Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi umur 0-12 bulan yang berjumlah 35 orang. Peneliti mengambil teknik total sampling berjumlah 35 orang. Analisis data yang digunakan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan nilai p-value 0,003 (p<0,005). Uji statistik pada pekerjaan ibu didapatkan nilai p-value 0,004 (p<0,005) artinya terdapat hubungan pekerjaan ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat terutama pada ibu yang memiliki bayi agar lebih termotivasi untuk membawa bayinya imunisasi sesuai dengan jadwal ke fasilitas kesehatan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI PADA BAYI DI PUSKESMAS Nina Mirania, Ayu; Lexy Louis, Stephanie
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4556

Abstract

Nutritional problems are a part that greatly influences the growth and development of babies and more than 50% of deaths of children under five are related to malnutrition, among these deaths are related to inappropriate feeding practices. The aim of this research is to determine the factors associated with early provision of complementary breast milk (MP-ASI) to babies. This type of research uses an analytical survey with a cross sectional approach. The population is all mothers who have babies aged 6-24 months in the 11 Ilir Community Health Center Area, Palembang City. Sampling used accidental sampling technique, totaling 63 respondents. The analysis technique uses the chi square statistical test. The research results showed that 30.2% of respondents provided early MP-ASI, 57.1% of respondents who had low education, 95.2% of respondents who did not work and 58.7% of respondents who were multiparous. The results of statistical tests show that there is a relationship between maternal education (p value 0.022 with an OR result of 0.243), and parity (p value 0.020 with an OR result of 3.673) with giving early MP-ASI to babies but there is no relationship with maternal employment (p value 0.902) . Advice from health workers is to always provide health education in order to increase mothers' knowledge regarding the proper provision of MP-ASI.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PEKERJAAN IBU TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI Lexy Louis, Stephanie
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i2.5082

Abstract

Pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia 2023 merupakan momentum utama dan strategis bagi seluruh unsur masyarakat dan swasta, agar secara kolektif dapat meningkatkan kembali kesadaran partisipatif aktif untuk meningkatkan cakupan imunisasi demi perlindungan seluruh kelompok usia guna mencapai eradikasi dan eliminasi PD3I. Berdasarkan data (1), cakupan imunisasi di Kota Palembang pada tahun 2022 yaitu BCG (85,32%), DPT (90,46%), Campak (74,02%), Polio (73,71%), Hepatitis B (92,56%). Dari data tersebut mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan pekerjaan ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Tempat penelitian di Praktik Mandiri Bidan Lismarini berlokasi di Perumnas Talang Kelapa Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi umur 0-12 bulan yang berjumlah 35 orang. Peneliti mengambil teknik total sampling berjumlah 35 orang. Analisis data yang digunakan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan nilai p-value 0,003 (p<0,005). Uji statistik pada pekerjaan ibu didapatkan nilai p-value 0,004 (p<0,005) artinya terdapat hubungan pekerjaan ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat terutama pada ibu yang memiliki bayi agar lebih termotivasi untuk membawa bayinya imunisasi sesuai dengan jadwal ke fasilitas kesehatan.
Edukasi Manfaat Vitamin A sebagai Upaya Pencegahan Stunting Yuniarti, Evi; Nina Mirania, Ayu; Lexy Louis, Stephanie; Manurung, Aprida
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): JIPPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.804

Abstract

Balita stunting merupakan masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Balita stunting di masa mendatang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Faktor penyebab stunting dapat dikarenakan penyebab langsung dan tidak langsung. Penyebab langsung dapat terjadi pada saat ibu hamil tidak mendapat asupan nutrisi yang adekuat, untuk balita bisa dikarenakan asupannya yang kurang serta adanya penyakit infeksi yang di derita. Vitamin A adalah salah satu zat gizi esensial yang dibutuhkan balita untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin A dalam tubuh menstimulasi produksi sel darah putih yang berperan dalam pembentukan tulang, menjaga dan mendukung pertumbuhan sel-sel tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Defisiensi atau kekurangan vitamin A dapat menimbulkan beberapa gangguan terhadap kesehatan tubuh, antara lain, Hemeralopia atau rabun ayam, rabun senja, Frinoderma, pembentukan epitelium kulit tangan dan kaki terganggu, sehingga kulit tangan dan/atau kaki tampak bersisik, perdarahan pada selaput usus, ginjal dan paru, kerusakan pada kornea dengan menimbulkan bintik bitot, seroftalmi (kornea mengering) dan akhirnya kerotit, seroftalmi (kornea mata rusak sama sekali), terhentinya proses pertumbuhan, terganggunya pertumbuhan pada bayi.