Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia kewirausahaan, terutama di sektor kesehatan dan gaya hidup yang menuntut integrasi teknologi dan nilai gizi. Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya, khususnya dari Jurusan Gizi dan Teknologi Elektromedis, memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha inovatif berbasis edukasi gizi dan digital marketing. Namun, rendahnya literasi gizi dan keterbatasan kompetensi pemasaran digital menjadi tantangan dalam meningkatkan daya saing produk mahasiswa. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skema Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam branding produk berbasis nilai gizi serta penguasaan strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Program ini berlangsung selama tiga bulan melalui tiga tahap: survei kebutuhan, pelatihan dengan praktisi gizi RSUD Dr. Soetomo dan konsultan digital marketing, serta pendampingan praktik promosi digital (SEO, content creation, dan marketplace optimization). Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi mahasiswa pada tiga aspek utama: pemahaman pelabelan gizi, kemampuan pembuatan konten kreatif, dan jangkauan promosi digital dengan kenaikan rata-rata 20% pengikut media sosial. Kesimpulannya, pelatihan dan pendampingan digital marketing berbasis edukasi gizi terbukti efektif meningkatkan kemampuan branding serta daya saing wirausaha mahasiswa di era ekonomi digital.
Copyrights © 2025