Simulasi sidang internasional seperti Model United Nations (MUN) adalah salah satu cara yang bisa dimanfaatkan sebagai media dalam meningkatkan kemampuan berdiplomasi bagi siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga hari yaitu sejak Selasa-Kamis, 14-16 Oktober 2025. Adapun rincian kegiatan yang dilaksanakan adalah (1) sosialisasi yakni sesi pengenalan kegiatan yaitu sidang internasional atau MUN yang dilakukan oleh tim proghram studi Hubungan Internasional Universitasn Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan pendampingan pembuatan position paper, (2) pelaksanaan kegiatan yakni simulasi sidang internasional atau MUN, (3) evaluasi serta rekomendasi yakni evaluasi terkait jalannya kegiatan dan rekomendasinya dari Prodi Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur dan Pihak SMA Santo Carolus Surabaya. Urgensi dari pengabdian ini adalah mengupayakan kemampuan berpendapat atau berbicara bagi para siswa di depan umum sebagai solusi terhadap metode pembelajaran yang bersifat tekstual semata. Terselenggaranya kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan berpikir kritis dan public speaking bagi siswa. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah mampu mengukur kemampuan diplomasi siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya melalui lima indikator yang dikembangkan melalui pendekatan practice diplomacy ala Sir Ernest Satow. Adapun lima indikator tersebut adalah (1) representasi, (2) komunikasi, (3) negosiasi, (4) analisis, dan (5) proteksi kepentingan. Adapun hasil pengamatan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kemampuan diplomasi siswa yang diukur dengan lima indikator di atas memiliki hasil yang baik. Hasil ini dapat dilihat dengan rincian dalam lima indikator practice diplomacy yaitu (1) representasi; 80%, (2) komunikasi: 85%, (3) negosiasi: 75%, (4) analisis: 62,5%, dan (5) proteksi kepentingan: 82,5%. Berdasarkan indikator di atas diketahui rata-rata kemampuan siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya yakni 77%.
Copyrights © 2025