Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Di Balik Kekalahan Militer Afghanistan Terhadap Taliban: Sudut Pandang Budaya Strategis Afghanistan Hudaya, Maula; Putri, Rizky Anggia; Nira, Fadhilah Permata
Jurnal Hubungan Internasional Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL HUBUNGAN INTERNASIONAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jhi.v17i1.44592

Abstract

Kekalahan pasukan militer Afghanistan terhadap Taliban yang terjadi pada pertengahan Agustus 2021 menjadi fenomena yang menarik karena pasukan militer tersebut dikalahkan dalam hitungan hari, meskipun memiliki perlengkapan dan kesiapan yang baik. Beberapa analis menyoroti penyebab kekalahan tersebut didasari oleh faktor maraknya korupsi serta mismanajemen dalam tubuh militer. Namun, kami berusaha untuk mengkaji penyebab kekalahan tersebut melalui keunikan geografis dan kultural yang dimiliki oleh Afghanistan. Keunikan geografis tersebut membuatnya selalu menjadi arena perebutan pengaruh antara kekuatan-kekuatan besar, seperti halnya "The Great Game” yang melibatkan Britania Raya dan Kekaisaran Rusia serta Perang Dingin yang melibatkan Amerika Serikat dan Uni Soviet. Lebih dari itu, kebijakan War on Terror Amerika Serikat kembali memperpanjang hadirnya pengaruh kekuatan asing di Afghanistan. Di sisi lain, Afghanistan juga memiliki keunikan kultural di mana Afghanistan memiliki setidaknya 14 suku bangsa berbeda dengan sejarah interaksi yang tidak akur membuat negara ini memiliki sejarah panjang terkait konflik antar etnis. Melalui pendekatan budaya strategis, kami berusaha menemukan bagaimana kedua faktor tersebut membentuk budaya militer dan budaya politik Afghanistan serta persepsinya terhadap ancaman, kemudian melihat bagaimana budaya militer, budaya politik, dan persepsinya terhadap ancaman tersebut pada akhirnya tidak mampu mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh Taliban.
Peningkatan Kemampuan Diplomasi Siswa Melalui Simulasi Sidang Model United Nations di SMA Santo Carolus Surabaya Nira, Fadhilah Permata; Andaneswari, Annisa Kirana; Izzatinnisa, Izzatinnisa; Ramadhani, Zahratunnisa
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.2752

Abstract

Simulasi sidang internasional seperti Model United Nations (MUN) adalah salah satu cara yang bisa dimanfaatkan sebagai media dalam meningkatkan kemampuan berdiplomasi bagi siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga hari yaitu sejak Selasa-Kamis, 14-16 Oktober 2025. Adapun rincian kegiatan yang dilaksanakan adalah (1) sosialisasi yakni sesi pengenalan kegiatan yaitu sidang internasional atau MUN yang dilakukan oleh tim proghram studi Hubungan Internasional Universitasn Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan pendampingan pembuatan position paper, (2) pelaksanaan kegiatan yakni simulasi sidang internasional atau MUN, (3) evaluasi serta rekomendasi yakni evaluasi terkait jalannya kegiatan dan rekomendasinya dari Prodi Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur dan Pihak SMA Santo Carolus Surabaya. Urgensi dari pengabdian ini adalah mengupayakan kemampuan berpendapat atau berbicara bagi para siswa di depan umum sebagai solusi terhadap metode pembelajaran yang bersifat tekstual semata. Terselenggaranya kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan berpikir kritis dan public speaking bagi siswa. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah mampu mengukur kemampuan diplomasi siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya melalui lima indikator yang dikembangkan melalui pendekatan practice diplomacy ala Sir Ernest Satow. Adapun lima indikator tersebut adalah (1) representasi, (2) komunikasi, (3) negosiasi, (4) analisis, dan (5) proteksi kepentingan. Adapun hasil pengamatan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kemampuan diplomasi siswa yang diukur dengan lima indikator di atas memiliki hasil yang baik. Hasil ini dapat dilihat dengan rincian dalam lima indikator practice diplomacy yaitu (1) representasi; 80%, (2) komunikasi: 85%, (3) negosiasi: 75%, (4) analisis: 62,5%, dan (5) proteksi kepentingan: 82,5%. Berdasarkan indikator di atas diketahui rata-rata kemampuan siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya yakni 77%.