Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Politicization of Water: Is Water Marketization a Solution for Ground Water Issue in Semarang? Andaneswari, Annisa Kirana; Savirani, Amalinda
Unnes Political Science Journal Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v7i2.72893

Abstract

This study intends to provide light on the subject of groundwater governance in Semarang City, Central Java, Indonesia. This article has sought to address two questions ; Questioning he provision of water among local government and also questioning whether water marketization is one of the fittest solution for ground water issues or an instrument to serve certain interest ?. The politicization of water refers to the ways in which issues related to water resources, access, management, and distribution become intertwined with political agendas, power struggles, and decision-making processes. Water marketization and politicization are two important and interconnected concepts related to the management and governance of water resources. The main finding of this research is that water marketization is being projected as the main remedy for ground water or land subsidence issue. The provision of water as a commodity is one of the political agenda that is framed through ground water issues at Semarang. While, local government keep pursuing this agenda, this research found out that water marketization is just oversimplified solution for ground water issue at Semarang.
Peningkatan Kemampuan Diplomasi Siswa Melalui Simulasi Sidang Model United Nations di SMA Santo Carolus Surabaya Nira, Fadhilah Permata; Andaneswari, Annisa Kirana; Izzatinnisa, Izzatinnisa; Ramadhani, Zahratunnisa
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.2752

Abstract

Simulasi sidang internasional seperti Model United Nations (MUN) adalah salah satu cara yang bisa dimanfaatkan sebagai media dalam meningkatkan kemampuan berdiplomasi bagi siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga hari yaitu sejak Selasa-Kamis, 14-16 Oktober 2025. Adapun rincian kegiatan yang dilaksanakan adalah (1) sosialisasi yakni sesi pengenalan kegiatan yaitu sidang internasional atau MUN yang dilakukan oleh tim proghram studi Hubungan Internasional Universitasn Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan pendampingan pembuatan position paper, (2) pelaksanaan kegiatan yakni simulasi sidang internasional atau MUN, (3) evaluasi serta rekomendasi yakni evaluasi terkait jalannya kegiatan dan rekomendasinya dari Prodi Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur dan Pihak SMA Santo Carolus Surabaya. Urgensi dari pengabdian ini adalah mengupayakan kemampuan berpendapat atau berbicara bagi para siswa di depan umum sebagai solusi terhadap metode pembelajaran yang bersifat tekstual semata. Terselenggaranya kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan berpikir kritis dan public speaking bagi siswa. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah mampu mengukur kemampuan diplomasi siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya melalui lima indikator yang dikembangkan melalui pendekatan practice diplomacy ala Sir Ernest Satow. Adapun lima indikator tersebut adalah (1) representasi, (2) komunikasi, (3) negosiasi, (4) analisis, dan (5) proteksi kepentingan. Adapun hasil pengamatan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kemampuan diplomasi siswa yang diukur dengan lima indikator di atas memiliki hasil yang baik. Hasil ini dapat dilihat dengan rincian dalam lima indikator practice diplomacy yaitu (1) representasi; 80%, (2) komunikasi: 85%, (3) negosiasi: 75%, (4) analisis: 62,5%, dan (5) proteksi kepentingan: 82,5%. Berdasarkan indikator di atas diketahui rata-rata kemampuan siswa kelas XII SMA Santo Carolus Surabaya yakni 77%.