Stunting masih menjadi masalah gizi krusial di Indonesia, yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Meski pemerintah telah mencanangkan berbagai kebijakan untuk mempercepat penurunan stunting, namun kemajuan di berbagai daerah belum merata. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Indonesia dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Metode yang digunakan adalah observasi pustaka deskriptif tematik terhadap tujuh artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka kebijakan nasional telah memberikan kontribusi positif terhadap penurunan prevalensi stunting, namun efektivitas implementasinya bervariasi antar daerah. Komitmen pemerintah daerah, koordinasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat merupakan faktor kunci penentu keberhasilan kebijakan. Sementara itu, keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur yang belum memadai, dan rendahnya kesadaran gizi masyarakat masih menjadi kendala yang perlu mendapat perhatian. Penguatan kapasitas pelaksana di daerah, pemanfaatan sistem pemantauan digital, dan kolaborasi antarsektor merupakan langkah krusial untuk mencapai penurunan stunting yang berkeadilan dan berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2025