Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri siswa melalui integrasi model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan kearifan lokal arsitektur Bali, khususnya konsep Asta Kosala Kosali. Studi kasus ini dilakukan pada siswa kelas V SD Negeri 4 Sudaji, Kabupaten Buleleng, Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman geometri siswa, ditandai dengan meningkatnya skor tes dari rata-rata 63,4 pada pra-siklus menjadi 84,6 pada akhir siklus kedua. Integrasi CIRC dengan Asta Kosala Kosali tidak hanya meningkatkan keterampilan kognitif siswa tetapi juga memperkuat apresiasi terhadap budaya lokal. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan pembelajaran berbasis budaya sebagai strategi efektif dalam pendidikan matematika dasar.
Copyrights © 2025