Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan permainan ular tangga berbasis lingkungan dengan pendekatan Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas 2 SD Negeri 3 Pengastulan, yang berjumlah 28 siswa. Kemampuan numerasi, khususnya dalam mengenal bilangan, merupakan fondasi penting dalam pembelajaran matematika di jenjang awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe one-group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui observasi, tes numerasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan numerasi siswa setelah intervensi diterapkan. Penerapan permainan edukatif berbasis konteks lingkungan lokal dan model PBL mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan menyenangkan. Temuan ini mendukung pemanfaatan media permainan tradisional yang dimodifikasi sebagai sarana pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar numerasi pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025