Perkembangan sosial emosional merupakan aspek fundamental dalam pendidikan anak usia dini yang berperan penting dalam pembentukan karakter dan kesiapan anak untuk berinteraksi secara sosial. Salah satu permasalahan yang sering ditemukan di lembaga PAUD adalah rendahnya kemampuan anak dalam menunggu giliran dan mematuhi aturan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi budaya antre menggunakan media identity card dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia 3–4 tahun di KB Putri Indah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, masing-masing melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya antre menggunakan identity card mampu meningkatkan kemampuan sosial emosional anak, khususnya pada aspek kesabaran menunggu giliran, pengendalian emosi, dan perilaku prososial. Pada akhir siklus II, lebih dari 75% anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik. Dengan demikian, penggunaan identity card efektif sebagai media visual dalam menumbuhkan budaya antre dan meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Copyrights © 2025