Permasalahan empiris dalam pendidikan agama Islam saat ini menunjukkan bahwa konsep Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) ideal belum sepenuhnya dipahami dan diimplementasikan secara komprehensif, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan dimensi budaya dan seni. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep Guru PAI ideal dalam perspektif Islam serta relevansinya dengan budaya dan seni sebagai sarana pendidikan yang kontekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema Guru PAI, Islam, budaya, dan seni. Hasil kajian menunjukkan bahwa Guru PAI ideal memiliki kompetensi keilmuan, keteladanan akhlak, kemampuan pedagogik, serta kepekaan kultural yang memungkinkan nilai-nilai Islam disampaikan secara adaptif dan bermakna melalui pendekatan budaya dan seni. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi Islam, budaya, dan seni merupakan konsep strategis dalam membentuk peran Guru PAI yang ideal dan responsif terhadap tantangan pendidikan modern. Implikasi penelitian ini mendorong penguatan paradigma pendidikan PAI yang lebih inklusif, kontekstual, dan berorientasi pada pelestarian nilai keislaman dalam kehidupan sosial-budaya.
Copyrights © 2026